“KasihKu Menembus Waktu”
Part 36
-..-..-
Kael merasa ada kejadian yang kurang baik di atas, ia dan Pharn masih berhenti di tangga,.
“Hei kamu balik dulu, nanti kalok aku teriak keju cepat cepat ke atas ya”- Kael
“Ya elah, dari banyak nya kata di dunia lo lebih milih KEJU?!!!”- Pharn
“Ya gimana yak”- Kael
“Dah aku balek dulu, hati hati bro”- Pharn
Mereka pun berpisah, Kael diam diam naik ke atas Kondominium, di mengintip dari jendela kecil yang ada di pintunya. Ia melihat Flay berada di dekat orang asing, tapi Kael heran kenapa Flay terlihat penuh senyum. Kael melihat ke arah orang asing yang di depannya, Kael terkejut melihat rupanya itu adalah Tyan yang memegang suntikan, Kael merasa tidak asing dengan suntikan itu. Kael berlari menuju Flay yang dari tadi hanya berdiri diam.
“Flay!!”- Kael berlari ke arah Flay.
“Kael?!”- Flay terkejut,
“Oh rupanya ini pasangan cucuku”- Tyan
“Hah cucu?”- Kael bingung
” ya dia kakek ku”- Flay mengenalkannya.
“Ku kira dia seumuran dengan kita”- Kael
“Ya dia terlihat awet muda, pas dia muda gak sengaja ketumpahan zat kimia”- Flay
“Ouh”- Kael
“Kalok begitu, Halo kakek”- Kael sopan
“Jangan kakek dong”- Tyan
“Tapi kan…”- ucapan Kael di potong oleh Tyan
” Hah sudah aku masih muda”- Tyan tidak terima.
“Kok malah debat?”- Flay
“Em Ka… Tyan apa penyebab kedatangan mu ke mari?”- Kael
” untuk melihat resepsi kalian tentu saja, namun ada lagi yang ku khawatirkan”- Tyan
Kael dan Flay memiringkan kepala mereka bersamaan.
“Beneran jodoh ni”- gumam Tyan
“Ekhm… jadi kalian tau nyonya cest”- Tyan
“Tentu dia ibu tiriku”- Flay
“Ouh”- Kael
“Ada apa dengannya tuan Tyan?”- Kael penasaran
“Dia melarikan diri dari penjara”- Tyan
“Dan aku menemukan sedikit cairan ini di selnya”- ucap Tyan sembari menampakan suntikan yang dia bawa.
“Itu seperti..”- Flay mengingat apa yang terjadi hingga membuat Kael amnesia,
“Dia mungkin sudah berkeliaran di dekat sini dengan menyamar”- Tyan
“Memangnya ada yang ingin membantunya?”- Kael
“Dia punya banyak pengikut, karena dia juga mencuri uang dari bank beberapa hari lalu”- Tyan.
“Kira kira dia akan muncul di mana lagi”- Kael
“Dari penelitian ku dia akan muncul kembali di dermaga, untuk menambahkan air laut ke ramuannya”- Tyan
“Haruskah kita ikut?”- Kael
“Tidak kalian jaga jaga di sini saja”- Tyan
“Baik!”- ucap Kael dan Flay bersamaan.
Mereka pun berpisah, Tyan pergi dengan helikopter yang sebelumnya dia parkir di gedung sebelah,
“Ni orang tua gaya banget dah”- Flay
“Hah?”- Kael terkejut
“Sudah Ayo ke bawah”- Flay
“Boleh aku menuntun mu nona”- Kael
” alay, tapi tentu”- ucap Flay malu
Mereka berjalanan menuruni tangga dengan indah. Kael kaget melihat para tamu sudah membawa Panci dan wajan di ketuai Pharn.
“Apekah”- Kael terhenti
“Eh…”- tamu dan Pharn
Mereka bengong, sampai Pharn ternotice,
“Eh simpan simpan”- Pharn berbisik pada tamu lain.
“Ada apa kenapa berhenti di sini”- Flay mengintip dari balik punggung bidang Kael.
“Ah endak papa Ayo aku gendong kamu”- Kael berbalik ke Flay
“Baik!”- ucap Flay naik ke punggung Kael
“Ngak gini…”- ucap Kael sembari menepuk Dahinya
“Terus “- Flay turun dari punggung Kael
” sini..”- Kael menyelipkan tanggannya di punggung dan bawah lutut Flay, Ya Flay pun spontan memeluk Kael.
“Oke pengantin sudah datang”- Vian
“Wah cantik sekali Flay”- Dita
Para tamu melihat keromantisan Kael dan Flay, Kael mengangkat Flay sampai di pelaminan. Acara pernikahan pun di mulai,
“Pada ke dua pengantin dapat mengucapkan janji cinta”- Paman Flay
“Aku akan berjanji dan…”- mereka semua terkejut dengan kejutan yang datang dari atas
“Bruk!”- Muncul seorang wanita yang mencurigakan,
” siapa Kau”- Kael
“Heh, sudah lupa siapa aku?”-??
“Dan Flay lupakah Kau siapa diriku?”-??
“Kau kan…”- Flay terhenti ketika sadar siapa yang di hadapannya
“Cest!”-Flay
“Ya sekarang kau sudah tak memanggil ku ibu”- Cest
“Untuk apa juga”- Flay
“Lalu apa maksud kedatangan mu ke sini”- Kael
“Tentu untuk membalas dendam pada mu”- Cest
“Apa yang ku lakukan”- Kael
“Kamu telah membuat penyamaran ku terbongkar selama ini”- Cest
“E…”- Kael yang tak mengerti dengan apa yang dimaksud Cest.
•••
Part 37
-..–..-
Kael mencerna apa yang di katakan Cest, Ya karena Kael masih amnesia, usaha Flay untuk membantunya belum berhasil. Tapi kenapa ya Cest dendam sama Kael…
” kenapa ya?”- Kael terheran heran
“Kau pikir aku tak tau saat kau ku pukul pakai teflon, kau…”- ucapan Cest menuju Flashback:
“Kau begini kau pikir aku tak tau kau siapa Nona Cest”- Kael
“B-bagaimana kau tau?!”- Cest terheran heran
“Menyamar menjadi ibu tiri Flay padahal sudah kau bunuh”- Kael berdiri dan menuruni tangga
“A-apa”- Cest
Flasback lain:
Di perjalanan menuju rumah sakit dengan Tyan,
“Kael aku tau kau memiliki semua informasi”- Tyan
“Yah terbongkar sudah, aku mencari itu untuk memberitahu Flay, bukan untuk di lapor ke detektif”- Kael
“Tapi kau sangat membantu Kael terimakasih oke”- Tyan
“Ya..”- Kael pingsan
Kembali ke masa sekarang.
“Hah aku lupa ndak ingat”- Kael
“HIH ANAK INI BIKIN KESAL AJA!!”- Cest
“Ya namanya orang lupa”- Kael menggaruk kepalanya.
“Sebenarnya sebanyak apa hal yang kau hafalkan hingga membuat Otak mu rusak”- Cest kesal
“Aku juga tak tau”- Kael santai
“Hufh sabar.. sabar..”- Cest mengusap dadanya
” kamu ini ketinggalan info ya, jelas jelas dia amnesia”- Pharn
“Eh!”- Vian dan Dita menyumbat mulut Pharn dengan roti
“Oh amnesia ya”- Cest tersenyum jahat
“Emang napa ko”- Kael petantang petenteng
“Kamu tau gak yang bikin kamu amnesia”- Cest mengarahkan wajahnya ke Flay
“Apa?, ketiban lemari?”- Kael
“BUKAN KONYOL!!, penyebab nya itu wanita yang berada di samping mu sekarang” – ucap Cest masih tersenyum jahat
“Flay?”- Kael menengok ke arah Flay
“Maaf Kael…”- Flay
Kael melepas genggaman Flay, Kael berjalan menuju Cest
“Hahaha, kepecayan yang hilang ya”- Cest
“Kam…”- Cest belum selesai mengucapkan kalimatnya
“BAM!!”- Kael meninju Cest yang sedang mengoceh
“Akh!”-Cest jatuh
Saat Kael menengok ke arah Flay, Kael terkejut karena Flay di bawa pergi. Flay di masukan dalam sebuah sangkar besi yang sudah di siapkan Cest dari 5 hari yang lalu.
“FLAY!!!”- Kael berteriak, mencoba mengejar Flay namun dia terbang terlalu tinggi,
“Pergi Kael”- Flay
“Tunggu aku di sana!!”- Kael mencari benda yang bisa di gunakan untuk menurunakan Flay..
“Kael cepat pergi!!”- Flay pun takut akan bernasib sama
“Tidak aku harus…”- Kael ucapan Kael sayup menghilang.
“Brak!”- Bertepan dengan suara pukulan Kayu yang keras, ternyata itu Cest yang memukul kepala Kael dengan Kayu besar yang berat.
“KAEL!!!”- Flay histeris
Kael jatuh tak berdaya, ia mengumpulkan tenaga untuk bangun,
“Shut”- Benda terlempar dari tangan Kael ke tubuh Ayu
Setelah melempar benda itu dengan kekuatan penuh, Kael tak sadarkan diri…
“Kael!!!!, Kael tolong bertahan…”- ucap Flay
yang menjauh pergi dari tempat itu.
***
“Niut niut niut”- Suara aneh memenuhi kepala Kael,
“Kau ingin mendapat ingatan mu lagi?”-???
“Siapa itu”- Kael
Kael penasaran dan membuka matanya, ia tebangundi sebuah tempat indah, banyak suara anak anak berbahagia, namun anehnya itu hanya suara di mana kah yang membuatnya. Di tengah ke bingungan Kael muncul sosok yang mirip sepertinya, eh itu ada 3 orang?,
“Aku?”- Kael bingung
Muncul 3 orang berwajah Kael, namun anehnya dia menggunakan pakaian prajurit, pakaian kerjaan jawa kuno, dan baju kuliahnya dulu tapi dengan penampilan culun.
“Ya kami adalah kau, namun dalam masa lain”- Fahlil
“Eh… kok aku gak ingat ya?”- Kael
“Kan kamu kena timpuk”- Kael(kecil)
“Kenapa aku bisa disini dan bagaimana bisa ada kalian di sini?”- Kael
“Hufh, ini cerita tentang mati dan hidup berulang kali, kami disini karena menunggu misi terakhir jiwa murni atau jiwa penjelajah, kalok kami dah mati. Kamu sepertinya lupa ingatan karena racun itu. Saat kau mendapatkannya dunia dreamd ini bergoyang sangat kencang”-Arjun bercerita panjang
“Ah.. begitu rupanya, tapi apa itu Dreamd?”- Kael
“Oh itu mantra yang di bikin Arjun, sebelumnnya aku nongkrong di rumah Chitra”- Fahlil
“Kamu yang pertama?”-Kael bertanya pada Fahlil
“Yap,dan Arjun yang kedua lalu kau dan dia(menunjuk Kael kecil) yang ke 3”- Fahlil
“Tapi bisa aku bertanya bagaimana aku mendapat ingatanku?”- Kael
••
Part 38
-..-
Kael bertanya pada 3 dirinya, ia harus bergegas untuk menyelamatkan Flay,
“Aku perlu cepat untuk Flay”- Kael
“Tenang caranya mudah, ku hanya perlu bergabung ingatan dengan ku, tapi…”- Kael kecil menghentikan ucapannya sebentar
“Tapi apa?”- Kael
“Sesuai buku kisah takdir kau akan mati nantinya tepat setelah kau berhasil menyelamatkan Flay”- Kael kecil
“APA!!”- Kael
“Nanti Flay jadi janda gimana?”- Kael
“Laki laki itu harus berani mengorbankan dirinya, demi apa yang di cintai”- Arjun
” Lagi pula, takdir itu selalu adil jika ada kesedihan akan ada kesenangan”- Arjun
“Pinter kamu pasti kau sering baca buku pepatah”- Kael takjub
“Ya… endak juga sih, aku baca sampul buku takdir ini”- Arjun
“Ya elah”- Kael
“Sudah jangan dengar si jurang itu, otaknya bermasalah mungkin habis tersetrika lahar panas”- ucap Fahlil mengejek
“Dari pada mati karna kepo”- Arjun membalas
“Udah bikin istrinya berkorban, eh dia malah mati kepelset”- Arjun
“Kamu!!”- Fahlil mengejar Arjun
“Eh santai!!!!”- Arjun berlari
Mereka berputar putar di aula,
“Udah emng gini ayo aku temani kamu ke tempatnya”- Kael kecil
“Oke..?”- Kael masih bengong melihat dirinya yang lain berselisih.
Saat di jalan menuju tempat pengembalian memori, ada beberapa semacam layar lebar yang masing masing menampilkn tiap kisah,
Di layar pertama muncul kisah Fahlil, di layar ke dua muncul kisah Arjun, di layar ke 3 itu adalah Kael namun waktunya berhenti.
Kael melihat sebentar kisah Fahlil,
“Ah dia sudah berusaha”- Kael iba dengan kisah Fahlil
Kael berpindah ke kisah Arjun,
“Manis namun, berjung tragis, pengorbanan yang luar biasa diriku”- Kael takjub dengan kisah Arjun
“Kael, aku, ayo ke sini!”- Kael kecil
“aku datang!”- Kael
Mereka sampai di ruang aneh yang megah, tunggu itu kerajaan ragas wari, Arjun membuat rumahnya di sana, ada patung patung dari tiap kisah yang sudah terjadi, patung tentang Kael pun hampir jadi,
“Eh kok ada yang kosong”-Kael
“Shut.. secret”- ucap Kael kecil
“Mencurigakan”- Kael
Mereka melanjutkan ke ruangan pergabungan jiwa yang perpisah,
“Etdah panjang amat namanya”- Kael
“Ya…gimana ya”- Kael kecil
“Nanti aku minta chitra ganti”- Kael kecil
“Chitra?”- Kael
“Iya dia dewi yang di utus untuk ngurusin kita, dia juga pindah kesini”- Kael kecil
“Ohh”- Kael
Mereka melanjutkan perjalanan, hingga sampai lah di ruang pergabungan jiwa yang berpisah,
“Chitra!!”- Kael kecil berlari ke arah Chitra yang sedang bermeditasi di bunga teratai Bleins
Chitra menggunakan wujud dewinya,
“Apa?!”- Chitra kaget
“Oh kael kecil, eh Kael besar juga sudah di sini rupanya”- Chitra melihat Kael
“Kamu kenal aku?”- Kael
“Kenal lah gondol”- Chitra
“Sudah ke topik”- Chitra
Mereka berbincang bincang, akhirnya mereka bergabung, Kael berpamitan pada Fahlil, Arjun dan Chitra, namun saat ia hendak pergi dari sana,
“Hey!”- Arjun
“Apa?”- Kale menengok
“Ini Red Core, setidaknya untuk memulihkan tenaga mu”- Arjun melemparkan Red Core ke Kael
“Di dalam nya juga ada sebagian kekuatan kami, bersemangat lah”- Fahlil
“Terimakasih!!”- Kael ,
Akhirnya ia pergi dari Dreamd, saat ia bangun waktu berjalan lagi,
“Aku harus bangkit!”- Kael berdiri
“K-Kael..”- Pharn di tumpukan bangunan yang ternyata gedung itu di hancurkan Cest.
“Pharn!!”- Kael membantu Pharn
“Hei aku sudah ingat semuanya, ayo ke tempat Flay”- Kael
“Naik apa?”- Pharn
“Pegang punggung ku”- Kael
“Whus”- Mereka terbang menggunakan Red Core
“Wuaaaa”- Pharn takut, terkejut dan takjub
“Sudah diam”- Kael
Mereka pun melanjutkan perjalanannya, akhirnya mereka sampai di markas Cest, Ya Kael sudah tau siapa dan di mana markas Cest, itu ada diujung selatan pantai kaendin
“Sampai turun”-Kael
“Hoek”- Pharn mabuk
“Kamu hamil?”- Kael sok khawatir
“GUNDUL MU GITU!!!”- Pharn ngegas
“Siapa tau”- Kael tertawa kecil
Mereka pun menyusup di sekitar markas Cest, mereka mengendap ngedap ke dalam, hingga dia menemukan suatu ruangan yang di dalamnya ada seorang wanita yang menggunakan pakaian pengantin yang serupa dengan Flay.
“Hey kael itu Flay”- Pharn berbisik
“Sepertinya itu bukan Flay”- Kael mengelak
“Flay itu, dia lo pakai baju pengantin”- Pharn meyakinkan
•••
Part 39
-..-..-..-
Pharn terus mengatakan itu Flay, namun menurut Kael itu bukanlah Flay,
“Jadi begemana ini?”- Pharn
“Kamu panggil orang tapi sembunyi kalok aku teriak keju kamu masuk”- Kael
“KEJU LAGI!!!!”- Pharn muak
“Wuih apa itu”- Salah seorang penjaga mendengar ke bisingan.
“Shut..”- Kael
“Hei siapa di sana”- penjaga
“Gimana ini”-Pharn berbisik
“Ah gara gara kamu ini”- Kael
“Kamu keluar lewat sana aku menyusup ke ruang lain”- Kael
“Baik hati hati Kael!”- Pharn
Kael dan Pharn berpisah, Pharn memanggil bala bantuan, sedangkan Kael pergi ke ruang ganti.
“Ngapain mereka nyimpan baju penari di sini”- Kael
“Mana seksi semua lagi”- Kael heran
“Oh”- Kael memikirkan sebuah ide aneh.
Saat itu mereka mengundang penari untuk merayakan misi mereka, penari perempuan akan di sajikan untuk ketua mereka, ya gak tau siapa baca ajalah ya. Kael mendekati ruang ganti baju, di sana ada 1 penari dengan aju paling terbuka yang tersisa sedang menyisir rambut,
“Astaga, untung badan asli Kael mulus”- Kael
Kael mendekati penari itu, berlagak menjadi penata busana,
“Sini nona, ku… KASIH PAHAM!”- Kael memberi sihir untuk tertidur sebentar.
Kael pun menukar bajunya dengan penari itu dengan sihir Arjun,
“Waktunya sedikit perubahan”- Kael
Kael mengubah dirinya menjadi seorang wanita yang cantik, dan mempesona.
“Tinggal 1”- Kael mengambil sebuah botol obat tidur, ia menaruhnya di selipan baju bagian dada.
“Penari utama silakan masuk”- Operator
Kael pun keluar dari ruang ganti, semua anggota Geng Cest melongo melihatnya keluar dari ruang ganti.
Kael pun memulai tariannya, ia menari dengan sangat indah, hingga akhirnya menutup tarian dengan lompatan yang indah, sembari melompat dia menaburkan semacam bubuk berkilauan. Yang lain mengira itu hanya semacam gliter, ataupun hanya gula yang di beri pewarna, tak tau lah mereka bahwa itu obat tidur. Semua makanan dan minuman terkena obat itu,
“Hey ini makan, itu pasti tambahan dari dapur”- Pharn ternyata kembali dan menyamar
“Pharn?”- Kael berbisik dalam hati
“Iya iya benar ayo makan”- seluruh anggota Cest makan dan minum yang sudah di beri obat tidur oleh Kael,
Satu persatu tumbang di meja makan, tak ada lagi yang tersisa.
“Bagus “-Pharn
“Hei nona apakah kau teman Kael”- Pharn dengan nada menggoda
“A K U K A E L”- ucap Kael dengan suara lanang nya
“Hah!?”-Pharn terkejut
“Apa mau cewek pas genting begini”- Kael mengomel
“Endak tapi kau…”-Pharn berhenti bicara dan menatap Kael dari atas sampai bawah
“Is ini namanya magic”- Kael
“Boleh aku…”- Pharn mengulurkan tangannya
“GUNDUL MU”- Kael ngegas
Untuk menghindari permasalahan bukannya merubah dirinya kembali, justru membuat Pharn menggunakan pakaian yang sama dengan penampilan wanita.
“Akh!”-Pharn kaget
“Yang tenang yang tenang”- Kael
“Tenang muata mu kui”- Pharn ngegas
“Ini demi keselamatan, lagian hanya bagian yag mencolok dari tubuhnya saja yang lain tidak, kayak aku ni”- Kael
“Gak lama sters aku di buatnya, Ayo lah kembalikan aku Kael!!”- Pharn mengoceh
“300.000 2 minggu yang lalu di tambah eskrim coklat 10.000 dan..”- Kael mengucapkan semua utang Pharn, tapi di potong oleh Pharn
“Ayo berangkat”- Pharn bersemangat
” tunggu”-Kael
“Apa lagi????!!”- Pharn muak
“Mana orang Lain?”-Kael
“Di luar nunggu kata Keju”- Pharn sembari menunjuk keluar
Mereka pun melanjutkan perjalanan ke ruang yang tadi di curigai oleh Pharn, mereka menyusup lewat atas,
“Flay?”- Kael berbisik dari fentilasi ke wanita yang duduk di dalam ruangan,
“?”- Wanita itu berdiri dan melihat ke sekeliling
“Kael?”- Wanita itu balas menjawab
“Tu kan dia Flay”-Pharn bangga
“Tapi ada yang aneh dari dia..”- Kael
“APA LAGI”- Pharn
” bunga di rambutnya harusnya ada yang berwarna biru, kenapa di rambut yang itu gak ada yang warna biru?”- Kael berpikir
“Ya elah, jatuh mungkin di jalan”- Pharn meyakinkan
“Tapi…”- Kael
“Sudah ah detail amat”- Pharn
Pharn pun mengajak Kael turun, tepat di depan wanita itu,
“Hei”- Pharn
Wanita itu hanya tertunduk lesu, Kael heran dengan apa yang di lihatnya, ia mencoba mendekat, Tapi tiba tiba ada jaring yang mengenainya.
•••
Part 40
-…–…-
Kael dan Pharn terjebak dalam jaring, karena kekuatan Kael melemah mereka kembali ke wujud aslinya,
“HAHAHA”- Berpikir rendah
“Kamu kira semua orang ada di pesta itu?”- Wanita yang duduk itu rupanya bukan Flay dia adalah ketua geng yang menyamar.
“Gerahnya di sini, Kalian malah nari nari pakai baju gitu di aula”- ???
Kael tak tau apa yang terjadi ini sebenar benarnya, mencoba mencerna apa yang di maksud wanita itu.
“Tar tar ini si chitra gak mau kasih aku 150 cambuk lagi kan?”-Kael bergumam
“Kael apa yang harus kita lakukan?”- Pharn menggoyang tubuh Kael dengan pakaian penari tadi masih di tubuhnya, namun dengan penampilannya yang normal.
“Woek”- Kael JIJIK tak sengaja muntah di kepala orang aneh itu,
“Woy ini wig baru ku”-??
“Ya elah wig doang ternyata”- Pharn mengejek
“Dyam”- ???
“Hei”-Pharn berbisik pada Kael sembari memberi pisau yang di bwanya
“S-s-sejak kapan ni orang”- Kael bingung
“Aku bawa karna sering tersandung di tali”-Pharn
“Ada juga kegunaan ceroboh mu ya”-Kael
“Kurang ajar”-Pharn
Sementara orang aneh itu sibuk Yapping, Kael dan Pharn mencoba untuk memutuskan tali itu.
“Bruk”- Kael dan Pharn akhirnya jatuh
“Eh…”-??? Si yapping itu heran
“Kenalan dulu aku Kael dan dia Pharn”- Kael
“Oke gak nanyak”-???
“Kalau kau siapa?”- Pharn
“Ini sebenarnya kalian mau lawan aku atau ngajak temanan sih?!”- ??? Bingung
“Ayo lah beri tau namamu”- Kael
“Nama ku… Chandra..”- Chandra
“Oh Chandra, oke kenapa kau culik Flay?”-Kael
“Ya karena aku benci padanya”- Chandra
“T-t-tunggu kau seorang pria yang menggunakan baju penganti?, bft HAHAHAHAHAH”- Pharn ngakak
“Sadar diri”- ucap Chandra sembari memberi kaca pada Pharn
“Hei kalian tak ingin mencari wanita cantik yang asli?”- Chandra dengan nada licik
“Di mana dia?”- Kael dengan nada serius
“Bisa serius ternyata ni bocah”-Pharn bergumam
“Kalian bisa langsung melihatnya dia berada di belakang kalian”- Chandra
Kael dan Pharn pun menengok ke belakang secara bersamaan, Flay dari tadi duduk memandangi mereka dalam sebuah penjara kecil,
“Flay!”- Kael mendekat
“BHUK!!”- suara pukulan kayu di sertai jatuhnya Pharn,
Kael terkejut dengan apa yang di lihatnya, ia menopang Pharn yang terkena pukulan.
“PHARN!!”- Kael
“Akh!”- Pharn memegangi tubuhnya yang terkena kayu,
“Kenapa Kau menghadang kayunya!!”- Kael
“Setidaknya aku akan berusaha untuk melakukan janji ku pada ibumu”- Pharn
“Apa?!”- Kael
“Hah, drama menyebalkan Faly tarik mereka kepenjara di sebelah Flay”- Chandra
“Siap pak”- Faly,
Rupanya orang yang di dalam kandang bukanlah Flay namun Faly,
Kael dan Pharn di masuk kan dalam penjara oleh Faly, di sebelahnya ada Flay. Flay melihat Faly serta Kael dan Flay menuju penjara,
“Aduh”- Kael tersungkur karena dilempar Faly
“Kasarnya kau jadi cewek”- Kael
“Dari pada meleyot kayak itu”- Faly menunjuk Pharn
“Ck, dia kan terluka”- Kael
“Halah cuma kayu berpaku aja kok”- Faly pergi meninggalkan mereka
“KAEL!!”- Flay dari sebelah
“Flay tenang aku akan mengeluarkan mu, tapi tunggu aku obati dulu si Pharn, aku ndak tau kalau itu kayu berpaku”- Kael menghadap ke Pharn yang masih menahan sakit,
“Ini aku bawa obat dari rumah”- Flay
“W-w-wah persiapan banget kamu Flay”- Kael kaget
“Ya, aku kan gak tau kalau pas resepsi bakal terjadi apa”- Flay
“Maaf kan aku Flay tak bisa membuat mu mendapat pernikahan yang kau impikan”- Kael
“Eh, tak apa… Heh itu Pharn udah mau sekarat!!”- Flay terkejut
” HAH OH IYA”- Kael
Pharn pingsan,
“Kamu sih yapping terus”-Flay mengomel
“Duh kan kamu yang ajak”- Kael berbicara namun sambil memberi obat luka.
“Eh itu jangan terlalu kencang tekannya!”- Flay memerhatikan
“Akh!!!!, terus gimana dong”- Kael tambah panik
“Kael obatnya ketumpah banyak!!!”- Flay
“Akhhhh!!”- Kael pusing
Saat itu penjara jadi sangat ramai karena Kael dan Flay. Akhirnya Kael membiarkan Flay yang ambil alih, Kael menaruh Pharn di dekat selnya Flay.
“Akhirnya”- Flay lega
“Eh..”- Kaek bengong
“Kenapa lagi anak ini?”- Flay
“Aku punya mantra penyembuhan… aku lupa”- Kael baru ingat kalau dia punya kekuatan dari Fahlil dan Arjun.
°°°
BERSAMBUNG••••
Sekaligus promosi sampul official KMW
ini yang ke dua,(yang atas)
Ini yang pertama,
Mungkin setelah ini kecil kemungkinan ada pembaruan, karena jalan ceritanya panjang namun waktunya tak cukup.
Jadi jika teman teman berminat bisa cari saya😊



