“Kasih Ku menembus Waktu”
Part 21
-.-.-.-
Sementara itu Ayu terus menangis melihat Arjun di siksa di depan matanya, ingin Ayu mengambil serulingnya, namun kaki tangan bahkan mulutnya tak bisa bergerak. Arjun beberapa kali tersenyum ke arah Ayu untuk menenangkannya. Arjun kembali mengucapkan mantra untuk membuat Ayu tertidur….
Paginya Ayu terbangun, seluruh tubuhnya sudah bisa bergerak..
“Kalau begini artinya…”- Ayu menengok ke arah Arjun.
Kondisi Arjun sangat parah seluruh tubuhnya berdarah, bahkan untuk menyeimbangkan tubuhnya pun tak bisa ia hanya tergantung di rantai yang mengikat tangannya. Wajahnya tersirat cahaya matahari di balik jeruji. Ayu sangat iba melihat keadaan Arjun mencoba menyembuhakn lukanya, Ayu membaca mantra sembari menangis, andai ia tak meninggalkan Arjun sendiri. Arjun pelan pelan membuka matanya,
“Arjun kau sudah sadar..”- ucap Ayu dengan suara bergetar.
“Ayu..”- suara Arjun terdengar serak.
Tiba tiba dari tubuh Arjun, Golden Core keluar dari tubuhnya.
“Arjun Golden Core…”-Ayu terkejut melihat Golden Core keluar dari tubuh Arjun. Saat itu juga Arjun kembali memuntahkan darah.
“Dia hanya akan kembali pada tubuh asli nya jika tubuh barunya telah rusak atau tak kuat menggunakannya”- Jelas Arjun
“Jadi ini milik mu Ayu”- Arjun
“Ya ini dari tubuh ku, aku membuatnya untuk melindungi mu jika aku sudah tertangkap”- jelas Ayu sembari mengobati luka Arjun.
Arjun mengambil Golden Core dan menghentikan Ayu..
“Ayu”- Arjun
“Ap…”- Ayu
Arjun memasukan kembali Golden Core pada Ayu…
” jangan pernah meninggalkan dunia karena dendam Ayu…”- ucap Arjun sembari memegang pipi Ayu.
” jika aku sudah tak bisa lagi melindungi mu maka pergi saja ke kampung halaman, tinggal lah dengan bahagia, sehat dan nyaman selalu…”- ucap Arjun yang mulai menutup matanya dengan tersenyum.
” Arjun?!!! ARJUN, kau tak boleh pergi dulu Arjun!!!!”- Ayu menangis sekencang kencangnya, sedih sakit dendam di rasakannya. Membuat aura dendam yang masih ada di tubuhnya semakin membara, Ayu berubah, bajunya menjadi merah, pupilnya merah , rambut yang masih terikat sudah terurai. Ia terbang dengan kecepatan kilat menuju Arya dan Wulan yang sedang berbicara.
“Kalian apa dendam kalian pada ku dan Arjun?!!!, mengapa perlu membuat Arjun tersiksa?!”- ucap Ayu sembari mencekik mereka berdua.
Ayu membawa mereka pergi ke luar kerajaan, membawanya ke tebing penyesalan. Ayu meletakan mereka berdua,
” sebenarnya apa dendam kalian pada Ku dan Arjun”- Ayu
” heh kau bilang dendam?, bukan hanya dendam yang ku rasakan, namun rasa sakit yang selalu terngiang setiap saat”- Wulan
” kau tak tau kalau ibu mu itu adalah pelacur, pengambil cinta seseorang”-Wulan
“Apa?”-Ayu
“Heh kau tak tau ayah mu adalah tunangan ku, namun Ayahmu lebih memilih ibumu.”-Wulan
” hanya karena konflik negri jadi alasan”- Wulan
” aku menjadi dayang di sana untuk meracuni ibumu, menyamr menjadi buruk rupa”- Wulan.
“Namun ayah mu juga pemilik Goldeb Core, apa boleh buat racun yang kuberikan selalu di buang oleh ayah mu”- Wulan
“Jika aku tak bisa bahagia MAKA KAU PUN TIDAK”- Wulan
Dari belakang muncul prajurit Keton Wangi yang akan menyerbu Ayu, saat itu juga prajurit Dari kerajaan Kudingga Ragas Wari dan Krismati menuju arah mereka untuk bertarung. pertarungan sungguh sengit, Wulan melarikan diri, sementara Arya ikut berperang. Wulan menuju tebing dan hendak melompat Ayu ingin menahannya demgan seruling. Wulan di tahan Ayu dnegan seruling, Ayu memainkan seruling menghalau prajurit Keton Wangi ingin menyerang… namun Wulan yang mengambil kesempatan, melpaskan dirinya dari Ayu dan mendorong Ayu ke tebing…
Di sisi lain Arjun di kelilingi kupu kupu merah
” Arjun aku memberimu 1 kesempatan, dan kekuatan penuh, lakukan dengan semangat Arjun”‘- chitra.
Arjun terbangun, ia terbang menuju Ayu dan kerumunan orang yang sedang bertarung, Arjun menghalau semua orang Keton Wangi yang mendekati pasukan hingga semua aman. Arjun lekas menyelamatkan Ayu. Arjun mengulang waktu di ujung jurang, Arjun menangkap tangan Ayu, di belakangnya Wulan membawa pedang hendak menikam Arjun, Ayu melihatnya dan ingin melepas genggaman Arjun..
part 22
–….-….-
Saat Ayu ingin melepas genggaman Arjun,..
” Ayu terimaksih ” Arjun tetap memegang tangan Ayu dengan kuat sementara dia telah di tikam oleh Wulan. Ayu tak tahan sama sekali.
” Ayu jangan pernah ingin mati/ mati karena dendam”- Arjun.
Arjun melempar Ayu(bertukar posisi) sekaligus menikam Wulan. Seketika waktu berputar lambat, seakan berakhirnya sebuah kisah..
🎵jika ada waktu ayola bersama….. jika rasa cinta telah tiada akan ku bangun semula…… entah sakit atau susah akan ku lakukan demi mu…. semua akan ku coba demi kisah manis mu……🎵.
” jika kehidupan selanjutnya itu ada akan ku pilih dirimu, walau kau dengan yang lain, akan ku biarkan asalkan kau bahagia. Telah ku coba yang terbaik, namun maaf jika dengan ku tak seindah itu”- kutipan puisi karya ANZRA
“ARJUN!!!!!!!”- Ayu berteriak dan menangis sekencang kencang nya, melihat kekasih hatinya berkorban untuknya hinga mengorbankan nyawannya.
Arjun jatuh dari tebing tersenyum pada Ayu mengucapkan mantra yang tersisa untuk memulihkan keadaan Ayu. Ayu hendak melompat namun tebing itu telah di segel oleh Arjun, hingga tak ada yang boleh lagi terjun ke dalamanya, terutama Ayu… seluruh anggota ke 2 kerajaan menyaksikan hal tersebut. Air mata mereka pun tak bisa tertahankan, satu persatu menunduk dan mulai meneteskan air mata. Raja Kudingga dan Krismati menghampiri Ayu menepuk pundaknya dan memberi penghormatan pada Arjun.
***
Setiap tahun Ayu mengunjungi tebing itu sembari membawa bunga untuk Arjun….
TAMAT.
eits Arjun Ayu nya yang tamat KMW belum tamat loh..
part 23
-.-.-.-
“Gimana baguskan ku kasih ending”- chitra
” muatamu bagus, mati di jurang bagus kah”- Arjun
“Eih yang penting kamu sudah melindungi Ayu, menjadi pahlawan, membunuh biangkerok kerajaan”- chitra
“Ais tapi sakit lah 150 cambuk itu”- Arjun
“Lanang kok bilang sakit”- chitra
” kene tak genjreng kon”- Arjun mengejar chitra. Mereka berputar putar lama sekali.
” eh sudah lanjut kamu ah”- chitra
” LANJUT LAGI?!”- Arjun
“Iya lanjut selama nama mu belum tercatat di buku akhirat kamu gak akan mati betulan”- chitra
” tapi kenapa aku tak di biarkan melihat anak ku dulu?”- Arjun
“Hufh, Arjun tadi tu maunya kamu mati pas terakhir di penjara cuman karena aku gak tega sama kamu jadi aku minta sama langit untuk memberi hidup sedikit lagi, nah pas kamu jatuh dari terbing Yunja sama Purna itu baru datang tapi di suruh masuk tandu lagi sama Ratu kudingga, seluruh kerajaan Kudingga dan krismati menangis karena pengorbanan mu”- jelas Chitra.
” oh ya sudah aku lega sedikit “- Arjun.
” lanjut ke hidup mu”-Chitra
“Serius ni aku perlu mati berkali kali?”- Arjun
” diam ndak kau bapak bapak”- Chitra
“Eh…”- Arjun terdiam karena syok dipanggil bapak bapak.
“Eih sudah, kehidupan yang ini kamu masih mahasiswa staindford, di inggris”- chitra
“Bah muda lagi aku”- Arjun
“Disana ada wabah zombie yang menyerang dan kamu akan menjadi ••• untuk sekolah Tinggi/ kampus”- Chitra
” baik bagaimana kisah ku disini? “- Arjun
“Kamu mahasiswa terpintar di stainford kamu memiliki nilai tertinggi di sana, kamu juga punya saingan namanya Flay nama panjangnya Flay Kalin. Dan nama kamu Kael Thorne, panggilannya Kael,umur mu 20, umur Flay 21” – Chitra
” yah masa nama kayak alat pancing”- Arjun menggerutu tanpa sadar ia sudah di lempar Chitra ke ruang Waktu.
Kael di lemparkan sebelum wabah menyerang, Kael harus ••• dari sana
(•••)= kepo amat lu ah ikutin ajalah.
part 24
-…-….-
“PLAK” suara tamparan memecahkan kesunyian. Kael di tampar hingga ia tersungkur, menjatuhkan kaca matanya, saat ia meraba raba mencari, senior Zayne menendang nya dari belakang.
“Dasar pria lemah tak berguna”- Zayne
“Dasar anak muda zaman sekarang gak punya sopan san…”- saat Kael berbisik dalam hati, tiba tiba ia kehilangan kesadaran.
“Cepat seret dia ke gudang”- Zayne
Zayne dan teman teman nya menyeret Kael ke gudang, ia mengunci gudang itu dan pergi.
Saat Kael bangun ia menyadari itu sudah sore hari, ia ingin pergi namun pandangannya kabur, tubuhnya tak kuat berdiri, juga nafasnya sesak.
“Badan macam apa sih ini?”- Kael berbisik di dalam hati karena tak sanggup berbicara.
“Malu ah dulu Tentara, Pangeran ini?! Loyo kek tahu”- Kael menggerutu dalam hati.
“Sebelum itu gimana caraku keluar dari sini?”- Kael berbicara dalam hati.
“Krek”- suara kunci yang di buka membuat Kael bahagia, ia nyaris ingin tak sadarkan diri lagi. Untung saja muncul seorang wanita yang menyelamatkannya,
“Kael”- ???
“Siapa?”- suara Kael hampir pingsan
Wanita itu segera memberi kan suntikan pada Kael.
“Aw!”- Kael, nampaknya Kael di suntik obat Asma.
“Kael ini kaca mata mu”- ???
Kael tak tau siapa sosok wanita itu, hingga saat ia mengenakan kaca mata ternyata….
“SEKARSINI?!?!?!?”- Kael berteriak dan bangun dari baringnya.
“Ada apa dengan mu?, dan siapa Sekarsini”- ???
“Maaf aku kaget, dan maaf kan aku boleh ku tanya namamu?”-Kael canggung.
“Ah namaku Dita, kok kamu bisa lupa padahal kita baru kenalan kemarin?”- Dita
“Iya aku emang pelupa”- Kael
“Mungkin karena kamu di pukul cukup keras oleh senior tadi”- Dita
“Is ha’alah dia pukul pakai tangan atau pakai besi sih”- Kael
“Sudah ayo cepat sebelum senior itu datang lagi”- Dita
Kael hendak berdiri juga namun kakinya tak kuat tuk berdiri..
“Ahhh”- Kael terjatuh saat berusaha berdiri
“Sudah aku topang saja”- Dita
Mau tidak mau Kael mengikuti saja,
“Memalukan sekali hidup ini”- Kael berbisik dalam hati
Mereka berjalan keluar kampus, langit sudah sore, gerbang hampir di tutup. Namun saat mereka sampai di lorong…
” tak tak tak”- suara hentakan kaki memenuhi ruangan
“Suara apa itu”- Kael dengan nada gemetar
“Ah mungkin security”- Dita mencoba menenangkan
“Malunya ini sifat bawaan,KAEL LU LELAKI MACAM APA SIH!!!”- Kael geram dalam hati.
Tiba tiba muncul orang dari balik lorong,
Kael terkejut dengan apa yang di lihatnya, ia melihat Naiya/Ayu dengan paras yang dingin. Saat ia melihat Kael ia langsung membuang muka.
“Cih menjijikan”???
Kael tetap mencoba berlari ke arah pasangan dulunya.
” Ayu!!!”- Kael
Namun Kael terpeleset hingga jatuh tepat didepan kaki Naiya/Ayu.
“Dasar aneh”- Naiya/Ayu
“Hei Kael kau tidak apa”- ucap Dita dari kejauhan
” oh namanya Kael, ingat ini namaku Flay”- ucap Flay dengan nada menyindir
“Eh tunggu Flay”- Kael memegang kaki Flay yang hendak pergi
“DASAR MENYEBALKAN!!”- Ucap Flay sembari mengarahkan kakinya ke wajah Kael
“Krak”- kaca mata Kael patah karena wajahnya di tendang oleh Flay
” hei Flay ada apa dengan mu”- Dita
” dia mengotori kaki ku”- Flay
“Ah kotor”- Kael, Kael mengelap tangannya dengan bajunya.
“Sudah tidak kotor”- Kael
“Lalu kenapa?”- Flay
“Boleh aku berteman dengan mu”- Kael
” terlalu berharap, bagaimana mungkin aku ingin bersama siswa kelas rendah” Flay
“Dan kau Dita jangan suka mendekati orang bawah”- Flay
“Memangnya kenapa berteman perlu membedakan kasta”- Dita
“Karena mereka hanya mainan usang”- ucap Flay sembari menatap sinis ke arah Kael.
Kael terkejut, diam tak berkutik, ia menatap tangannya. Air matanya nyaris jatuh ini perasaan aslinya, ia bingung mengapa orang yang dia cintai menjadi membencinya.
“Sudah Kael ayo kuantar kamu sampai ke rumah”- Dita
“A ayo”- suara Kael masih gemetar.
Dita pun mengantarkan Kael hingga ke rumahnya.
Part 25
_.._..-.
Kael membanting dirinya di kasur,
“Hufh capeknya”- Kael
“Kok hatiku masih sakit ya”- Kael
Kael merasa buruk, karena Flay yang memandang nya seperti jijik.
“Sebenarnya mana wanitaku yang penyayang dan lembut itu”- Kael
” walau pun dia pernah menjadi cukup menyeramkan, tapi dia tak pernah memperlakukan ku seperti ini”- Kael dengan nada gemetar
Tiba tiba air mata bercucuran dari mata Kael..
“Is ini badan cengeng banget, tapi kok aku juga sedih ya?”- Kael dengan nada tersedu sedu.
Kael menangis sangat lama hingga ia berhenti.
“Jika aku menginginkan Wanita ku lagi, aku harus setingkat dengannya”- Kael.
Kael menuju meja belajarnya dan membuka komputernya.. ia mencari syarat naik ke tingakatan kasta lebih tinggi di stainford.
“Stainford ada 3 tingkatan, kasta bawah,menengah, dan atas. Golongan kasta bawah termasuk pada orang yang tidak berkecukupan, kurang pintar. Orang dalam kasta menengah berkecukupan, dan standard dalam kepintaran. Orang kasta atas sangat berkecukupan, dan cerdas”- informasi dari internet.
“Oh jadi bisa jalur prestasi”- Kael
“Oke aku akan belajar”- Kael
Saat Kael membuka buku sejarah jawa ia menemukan kisah” pengorbanan seorang pangeran bagi 3 negara” Kael penasaran dengan isi cerita tersebut. Ternyata itu adalah kisahnya saat ia di zaman sbelumnya.
“Eh ini kan my kisah”- Kael.
Ia lanjut membaca, ia membaca semua buku yang ada dirumahnya. Untuk mengikuti tes kasta esok.
Esoknya Kael pergi ke kampus dengan semangat, ia menemui Flay di jalan
“Flay tunggu aku”- Kael
“Orang aneh”- Flay pergi menjauh dari Kael
“Hei tunggu”- Kael, Kael berlari menuju Flay
“Aduh orang aneh ini”- Flay berlari menjauh dari Kael.
Mereka malah seperti kejar kejaran. Hingga Flay mengambil sebuah batu kecil, Flay melemparnya menuju Kael. Kael yang larinya aja sambil hampir nutup mata, pun tak melihatnya..
“Wush”- batu itu terbang ke tubuh Kael
“Aw”- Kael terkejut dengn batu yang mendarat di perut nya, Kael terjatuh pula.
Flay pergi meninggalkan Kael.
“Hiks, tubuh ini lemah kali lah, kena lempar batu malah jatoh tambah nangis”- Kael
Kael pun bangun dan lanjut jalan dengan kaki agak pincang keruang kelas, ia pergi dengan seragam yang sudah kotor dengan debu. Saat sampai di ruang tes Kael melihat kursi di sebelah Flay kosong, ia pun berjalan ke sana. Namun kursi itu di isi tas oleh Flay..
“Boleh aku disini?”- Kael
“Ndak aku takut di contek”- Flay
“Aku tidak akan pernah mengambil hasil kerja orang lain”- Kael
“Jika penjahat jujur penjara penuh”- ucap Flay dengan tatapan merendahkan.
Kael pun pergi mencari kursi lain, ia hanya menemukan kursi di tempat paling belakang.
“Yasudah lah”- Kael
Tes di mulai…
“Waktu pengerjaan 3 jam, soal ada 150,…”- pengawas
Kael merunding mendengar angka 150
“His aku benci angka itu”- Kael
“Siapa pun yang ketahuan curang akan di keluarkan, berapapun soal yang baru di kerjakan itulah nilainya dan di kurangi 20 poin, setiap meja memiliki kamera tersembunyi yang tempatnya rahasia, 1 anak 1 televisi dan 2 pengawas”- jelas pengawas
“Baik sebelum itu kalian di perbolehkan buka buku dulu selama 30 detik”- pengawas
Kael tidak membuka buku, justru dia terus menatap Flay…
“Aduh kalok begini aku bisa gak fokus”- Kael
“Waktu habis tutup buku kalian SEKARANG!- pengawas
” ujian di mulai langsung setelah soal dan lembar jawban di bagikan”- pengawas
Soal dan lembar jawabn pun di bagikan, Kael terlihat santai sekali, diantara sisiwa lain yang bingung dengan soal soal ini…
2 jam 30 menit berlalu, lembar jawaban Kael masih kosong, ia bahkan baru menulis nama, Setelah melihat jam sisa 30 menit Kael baru mulai menjawab. Rupanya sedari tadi Kael sudah paham dengan soal soal yang ada di kertas itu. Eih jangan lupa ya si Kael ini dulu sudah pernah S1,
“Waktu habis”- penjaga
Mahasiswa lain terlihat panik, tak ada yang berdiri menuju pengawas.
“Tak tak tak”- suara sepatu Kael melangkah menuju meja pengawas dengan percaya diri, ia melirik Flay yang juga melihatnya. Tak hanya Flay, seluruh orang melihat ke arah Kael.
” oke Kael Thorne, yang pertama mengumpulkan, akan mendapat 20 nilai tambahan”- pengawas..
●●●●enjoy•••
Ini ada Sampul baruya, sama kalau ada tanda kayak musik itu bisa fi nyanyikan pakai nada sendiri…

