“Kode Error: Rena, warisan 5000 tahun”
By: Meliani Annisa
Bagian 5
– – – – – – – – – – – – ★ – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – ★ – – – – – – – – – – – – –
Bab 41
Rena hanya menatap diam sosok itu.
“Maksudnya?” – tanya Rena. Sosok itu mendekati nya.
“Kau ingin tau apa aja?” – tanya si sosok.
“Nama mu?” – ucap Rena.
“Lord of evil, tapi kau bisa memanggilku Lord” – ucap Lord.
“Lord… aku ingin tau awal mula dari cap Ephemeral” – ucap Rena. Lord terdiam.
“Huft baiklah, pada zaman dahulu…” – ucap Lord.
Flashback on
Dahulu dunia bawah dan dunia manusia berteman dan tidak bermusuhan. Mereka ramah terhadap sesama. Raja kerajaan dunia manusia dan dunia bawah bersahabat meskipun perbedaan usia. Orang orang dunia bawah memiliki umur yang mencapai 5000 tahun sedangkan manusia biasa hanya sampai 100 atau kurang dari 100 tahun. Tapi ada kisah cinta yang menarik, dimana raja dunia bawah yaitu Kaiden memiliki perasaan kepada putri raja dunia manusia yaitu Ivy. Namun Sang raja dunia manusia telah menjodohkan Ivy dengan Dexter pangeran dari wilayah Utara. Dimalam yang dingin Ivy berdiri seorang diri di taman kerajaan menunggu sang pujaan hatinya.
“Dimana dia?” – ucap Ivy. Tiba tiba sebuah tangan menutup mata nya.
“Ayo tebak siapa aku?” – ucap sosok itu dengan nada jahil.
“Kaiden?” – ucap Ivy.
“Benar!!” – ucap Kaiden sambil melepaskan tangannya.
“Aku mau berbicara… aku sudah dijodohkan” – ucap Ivy. Kaiden terdiam jelas tak mengharapkan informasi ini.
“Kau bercanda kan? Kau tidak bilang ke ayah mu jika kau mencintai ku!?” – ucap Kaiden.
“Maaf…” – ucap Ivy dengan kepala tertunduk. Kaiden tiba tiba mendapatkan sebuah ide.
“Ivy, ikut aku ke dunia bawah… kau akan ku jadikan ratu di sana sebelum ayahmu dapat menjodohkan mu. Semua yang kau inginkan bisa kau dapatkan, kau akan ku ratu kan dan semua orang akan mengenalmu sebagai ratu ku” – ucap Kaiden menyakinkan Ivy. Ivy memikirkan hal itu, apa risikonya.
“Huft Baiklah, 2 Minggu lagi bisa?” – ucap Ivy. Kaiden mengangguk, mereka merencanakan cara membawa Ivy ke dunia bawah. Tapi tanpa mereka sadari, Dexter sang calon suami perjodohan Ivy mendengar rencana mereka dan memikirkan hal yang dapat membuat Ivy tak bisa pergi ke dunia bawah.
“Ivy… kau milikku dan akan menjadi kepunyaanku” – Ucap Dexter di dalam hati.
Bab 42
2 Minggu berlalu, malam tiba waktunya rencana Ivy pergi ke dunia. Kaiden berdiri di depan pintu kamar Ivy.
“Ivy ini aku Kaiden” – ucap Kaiden.
“Cepat masuk” – ucap Ivy sambil membukakan pintu untuknya. Kaiden cepat cepat Masuk.
“Sudah s-” – omongan Kaiden terhenti karena ketukan pintu.
“Sembunyi” – ucap Ivy menyuruh Kaiden bersembunyi. Kaiden bersembunyi di balik lemari.
“Permisi nona, ini ada kue dari tuan Dexter” – ucap pelayan.
“Masuk” – ucap Ivy. Pelayan masuk dan menghilangkan kue itu.
“Nona makan dulu, tuan Dexter yang menyuruh saya mengawasi anda makan” – ucap pelayan. Mau tidak mau Ivy harus makan. Saat suapan pertama selesai Ivy merasakan sesuatu yang tidak enak… sesak nafas dan beberapa gejala lainnya.
“Ivy!!” – ucap Kaiden keluar dari persembunyian. Pelayan itu melepaskan topeng nya dan ternyata itu Dexter.
“Kau!?” – ucap Kaiden.
“Hahaha kau akan dicap pembunuh” – ucap Dexter.
“Sampai jumpa hahaha” – ucap Dexter, ia berjalan pergi meninggalkan Kaiden dengan Ivy yang berada di pelukan nya.
“Kaiden… maaf ya” – ucap Ivy menghembuskan nafas terakhirnya.
“Ivy… bangun… *hiks*” – ucap Kaiden,para pengawal kerajaan berdatangan. Raja dunia atas atau ayah Ivy datang bersama dengan pengawal-pengawal itu. Ia terkejut melihat anak semata wayangnya terbunuh.
“K-kaiden!? Kau… gak mungkin…” – ucap sang raja tak menyangka hal ini terjadi.
“Ini tidak seperti yang kau kira!? Bukan aku!!” – ucapkan meyakinkan sang raja namun sang raja tak percaya karena…
“Siapa lagi kalau bukan dirimu hanya kau yang ada di sini dan tidak ada selain kau dan Ivy!!” – ucap sang raja, Kaiden ingin berbicara namun sang raja langsung menghentikan pembicaraannya.
“Cukup Kaiden…” – ucap sang raja sambil berjalan pergi menggendong Ivy. Ia pergi begitu saja dengan pengawal. Beberapa hari kemudian Kaiden di cap pembunuh oleh seluruh rakyat dunia atas. Suatu hari Kaiden mendatangi Sang Raja dan berbicara…
“Aku… akan menutup semua akses menuju dunia bawah, siapa pun yang di masa depan menemukan jalan atau cara untuk menuju ke dunia bawah maka dunia bawah akan menyerang dunia atas sebagai ancaman karena telah menuduh yang tidak baik kepada rakyat ku dan aku, dan juga ini sebagai permintaan maafku dan sebagai ucapan perpisahan, sampai jumpa kawan baikku atau orang yang tidak pernah akan kukenal lagi” – ucap Kaiden, portal dunia bawah dan seluruh akses menuju dunia bawah telah menghilang bersamaan dengan Kaiden yang pergi.
2000 tahun berlalu seluruh rakyat dunia atas telah melupakan dunia bawah. Mereka kini hidup dengan tenang, seorang anak kecil berlari ke sebuah hutan. Ia begitu polos sampai tidak menyadari bahwa ia telah memasuki kawasan hutan. Lalu ia tak sengaja bertemu dengan jalan menuju dunia bawah, karena penasaran ia masuk ke dalam sana.
Bab 43
Saat anak itu masuk ia langsung di kelilingi oleh prajurit dunia bawah. Kaiden datang dan terkejut karena yang datang adalah anak dunia atas apalagi anak perempuan. Saat prajurit bawah mau menyerang, Kaiden menghentikan mereka.
“Siapa namamu?” – ucap Kaiden sambil berjongkok menyesuaikan tinggi dengan anak itu.
“Ivy” – ucap anak itu. Kaiden terdiam, ia tak menyangka bahwa anak itu bernama Ivy. Nama kekasih terkasih milik sang raja dunia bawah(kegelapan), Kaiden. yang terkenal dingin, tak berperasaan dan tidak terbuka setelah sang kekasih tewas terbunuh karena keegoisan dan haus kekuasaan manusia.
“Apa kau sendirian? Apa kau tersesat?” – tanya Kaiden.
“Aku tidak tersesat, aku sendirian” – ucap Ivy. Kaiden berdiri dan memikirkan hal apa yang harus ia lakukan sekarang.
“Ivy, pulang lah” – ucap Kaiden membebaskan nya.
“Baiklah paman!!” – ucap Ivy sambil berlari keluar. Kaiden tersenyum. Namun ia tidak sadar bahwa adiknya, Ian mengintip nya. Ian sangat benci manusia.
“Aku akan membunuhmu manusia kecil” – ucap Ian sambil berjalan pergi. Beberapa hari kemudian dunia atas di serang dunia bawah. Peperangan yang terjadi sangat sengit dan panas, banyak rakyat dunia atas terluka bahkan tewas. Di sisi lain Kaiden tak tahu, ia berusaha mengendalikan peperangan ini namun ia tak bisa.
“Percuma Kakak, kau lupa apa yang kau ucapkan dulu saat 2000 tahun lalu?” – ucap Ian, Kaiden teringat ucapan nya 2000 tahun lalu.
‘siapa pun yang di masa depan menemukan jalan atau cara untuk menuju ke dunia bawah maka dunia bawah akan menyerang dunia atas sebagai ancaman karena telah menuduh yang tidak baik kepada rakyat ku dan aku’
“Tapi Kita bisa bicarakan ini baik baik dulu” – ucap Kaiden.
“Jika kau mau bicara dengan ku maka lawan aku dulu!!!” – ucap Ian mengeluarkan pedang nya.
“Baiklah… adik ku” – ucap Kaiden, mereka bertarung antara hidup dan mati. Hubungan mereka sebenarnya sudah retak sebagai kakak adik. Disisi lain dunia atas.
Ivy, ia menyelamatkan kota, semua orang merasa aman. Ia merasa dirinya adalah pahlawan.
“Teman ku ayo sini, akan ku selamatkan kau hehehe” – ucap Ivy kecil, ia mendekati sang sahabat nya. Ia memeluk sahabatnya.
“Semua akan baik-baik saja teman ku” – ucap Ivy.
Namun Ivy tak sadar, sebenarnya ia lah yang menghancurkan kota dunia atas. Ia mendekati temannya yang sudah ketakutan. Maksudnya memeluk dalam dunia bawah sadar Ivy adalah menusuk teman nya itu. Semua orang berlari menuju tempat yang aman namun Ivy terus membunuh tanpa sadar akan perbuatannya. Apa yang dilihat Ivy hanya ilusi semata, tubuhnya dikendalikan dengan kegelapan.
Bab 44
Sementara itu, Ian dikalahkan oleh Kaiden.
“Maaf adikku…” – ucap Kaiden, ia merasakan energi kegelapan yang kuat. Ia berbalik dan melihat Ivy yang menjadi monster memporak-porandakan seluruh dunia atas, membunuh dan hal kejam lainnya.
“Ivy!!!” – ucap Kaiden. Ia mengejar Ivy, namun sayangnya Ivy kabur. Sebenarnya ada cara untuk menghentikan Ivy namun ada harga yang harus dibayar dunia atas dan dunia bawah.
“Aku harus melakukan ini… maaf Ivy” – ucap Kaiden. Caranya adalah dengan membunuh Ivy namun kerugian bagi dunia bawah adalah kehilangan alam bawah sadar mereka dan menjadi maniac pembunuh. Sedangkan dunia atas akan di serang oleh dunia bawah. Apa yang terjadi dengan Ivy yang dibunuh? Ia akan direinkarnasikan menjadi kunci dari seluruh bayaran ini yang dinamakan cap Ephemeral namun hanya 1 pemilik cap ini yang menjadi kunci kebebasan dunia atas dan dunia bawah. Beberapa hari kemudian Kaiden berhasil membunuhnya tapi Kaiden juga kritis, ia terbaring di samping Ivy.
“Kau… aku janji… aku akan mengejarmu sampai ke ujung bumi… Ivy” – ucap Kaiden, ia menghembuskan nafas terakhirnya. Beberapa tahun kemudian dunia bawah dan dunia atas pun harus membayar dengan hukuman yang setimpal. Bertahun tahun berlalu, pemilik cap Ephemeral terus tiada tanpa menyelesaikan tugas mereka dan setelah 5000 tahun, akhirnya datang kunci yang di tunggu-tunggu oleh semua dunia, Rena atau tepatnya reinkarnasi sempurna Ivy meskipun ia tak punya ingatan tentang masa lalu. Namun bukan hanya Ivy yang bereinkarnasi namun Kaiden juga. Ryan sang anak Cakrabuana itu adalah reinkarnasi dari Kaiden, tapi ia harus kehilangan kekasih nya yaitu Ivy atau Rena.
Flashback end.
“Macam tuh lah cerita nya” – ucap Lord. Rena terdiam, ia menyadari bahwa itu lah yang membuat dunia bawah dan dunia atas tidak aman.
“Jadi sebenarnya aku Ivy?” – tanya Rena, lord mengangguk.
Bab 45
“Ryan itu Kaiden?” – ucap Rena. Lord mengangguk.
“Kau mungkin memang tak ingat Kaiden atau Ryan tapi perasaan mu dengan nya itu sama seperti dulu” – ucap Lord.
“Halah dia benci aku” – ucap Rena.
“Mau ku kasih flashback hah!?” – ucap Lord.
“Flashback apa?” – ucap Rena, lord memegang pundaknya dan seketika sebuah ingatan sesudah Rena tewas. Flashback dikit.
“Aku bagaikan pedang… pedang yang dulunya tajam dan dapat mengalahkan lawan lawan ku yang menghalangi jalanku tapi sekarang, aku adalah pedang yang tumpul… aku pedang yang tumpul karena melihat sebuah bunga… bunga yang indah. Tapi bunga itu sekarang layu” – ucap Ryan, ia memeluk tubuh Rena.
Flashback end.
Rena terdiam.
“Mau lagi?” – tanya Lord.
“Gak, tumbenn banget dia pintar membuat kiasan” – ucap Rena.
“Kau memang gak bisa serius?” – ucap Lord.
“Gak” – ucap Rena yang membuat Lord hanya geleng-geleng kepala.
“Tapi aku senang kau datang kesini, ternyata disini sepi ya?” – ucap Rena.
“Namanya juga dunia yang tak berujung, pasti yang lain udah keluar dari sini. Mau sampai kapan kau menunggu disini hah?” – tanya Lord.
“Rasanya masih lama… udah berapa lama sih?” – tanya Rena.
“Bentar aja… 50 tahun!!” – ucap Lord kesal dengan Rena.
“Aku tidak tahu apa yang membuat ku ingin lebih lama disini…” – ucap Rena.
“Nunggu Ryan ya?” – ucap Lord sambil mengejek Rena. Rena langsung memerah.
“GAK!!” – ucap Rena sambil buang muka.
“Ya ya, hm tapi dunia ini bebas karenamu dan kau pantas mendapatkan hadiah. Hadiah itu menunggu mu tapi kau bersikeras untuk tetap disini… menunggu sesuatu yang bahkan kau tidak tau apa yang kau tunggu, aku tidak memaksa tapi kumohon berhenti menunggu hal yang tidak jelas” – ucap Lord.
“Yang ku tunggu mungkin tidak ku tahu tapi jangan halangi aku untuk menunggu, aku tau kau lelah menunggu ku jadi kau bisa pergi… aku tidak apa-apa sendirian disini” – ucap Rena. Lord pergi, Rena menunggu sesuatu yang tidak pasti. Beberapa tahun berlalu.
“Dia masih menunggu hal yang tak jelas ya?” – ucap sosok 1 itu.
“Ya, sepertinya dia menunggu kekasih nya itu” – ucap sosok lain 2.
“Awhhh lucu banget sih kisah cinta dua makhluk ini” – ucap sosok lain 3 dengan gemas.
“Hentikan Nisa, aku tidak suka kau seperti itu ih” – ucap sosok lain 1.
“Ya ya, An” – ucap Nisa.
“hey aku gak kalian anggap?” – ucap sosok 3.
“Rion, mana lord?” – tanya An.
“Ke Rena” – ucap Rion.
Bab 46
“Rena itu baik, Ryan menurut mu baik?” – tanya Nisa.
“Kalau menurutku baik cuma ketutup sama hilang nya ingatan nya” – ucap Rion.
“Kalau aku, dia itu baik cuma ya khilaf?” – ucap An. Seorang wanita bangsawan datang mendekati mereka.
“Ngapain kalian?” – tanya wanita itu.
“Nyonya Astra!?” – ucap mereka bertiga.
“Jawab, kalian ngapain?” – ucap Astra.
Mereka pun menjelaskan pandangan mereka tentang Ryan dan Rena. Menurut An, Ryan itu baik cuma dia khilaf karena keinginannya untuk mencari Rena dan menurut nya Rena adalah gadis baik yang memiliki cobaan yang banyak. Kalau menurut Nisa, Ryan adalah orang jahat tapi baik dan Rena adalah gadis yang lebih baik dari yang ia kenal dan hebat. Kalau menurut Rion, mereka semua baik cuma mereka kehilangan ingatan yang membuat hubungan erat mereka hilang.
“Menurut kalian seperti itu?” – tanya Astra.
“Ya” – ucap mereka bertiga.
“Nyonya apa Ryan sudah tewas?” – tanya Rion. Astra mengangguk.
“Aku ingin kalian memberi pendapat, bisa kan?” – tanya Astra, mereka mengangguk.
“Menurut kalian apa mereka bisa dapat kesempatan kedua?” – tanya Astra. Mereka berdiskusi.
“Menurut kami, mereka pantas mendapatkan hadiah” – ucap An mewakili mereka. Astra tertawa kecil.
“Bisa dibilang Rena adalah warisan atau kunci dari dunia ini namun ia datang setelah 5000 tahun ya” – ucap Astra.
Astra sebenarnya adalah salah satu orang yang bisa dibilang sangat kuat dalam dunia atas, tepat sang ‘Protector Goddess’ ia di tugaskan setelah dunia bawah dan dunia atas aman dari hutang yang harus mereka bayar. Sedangkan An, Nisa, dan Rion adalah ‘three little gods’ mereka yang paling muda dan mengatur kehidupan anak anak menjadi penjaga agar mereka tetap merasa aman.
Bab 47
Beberapa tahun kemudian, di sebuah kota dunia atas. Seorang gadis remaja sedang duduk sendirian di bangku taman sambil membaca buku. Tiba tiba ada seorang pria yang memeluk nya.
“Akhirnya aku menemukan mu Ivy… eh bukan, maksudnya Rena” – ucap pria itu.
“Bagaimana kau bisa tau nama ku?” – tanya Rena. Tiba-tiba Rena teringat semua dari awal tentang dirinya yaitu Ivy dan tentang dirinya yang lain yaitu Rena.
“Apa kau ingat aku, Rena?” – tanya pria itu.
“R-ryan… ini beneran kau?” – tanya Rena. Pria itu mengangguk. Rena memeluk nya
“Sudah lama sekali ya…” – ucap Ryan mengelus kepala Rena. Rena mengangguk setuju. Beberapa bulan kemudian kehidupan mereka kembali seperti semula, mereka bertemu dengan semua teman mereka bahkan Fahri.
“Ryan, Rena… aku minta maaf atas kejadian 5000 tahun lalu” – ucap Fahri, Rena dan Ryan menatap Fahri.
“Aku hanya ingin kita kembali menjadi teman bukan musuh, aku… aku ingin menjadi baik” – ucap Fahri, menundukkan kepala. Rena dan Fahri saling bertatapan sebelum kembali menatap Fahri dengan senyuman hangat.
“Ayolah kita kan sahabat hehehe” – ucap Ryan sambil menepuk pundak Fahri.
“Ya ku pikir be-” – ucap Fahri terhenti karena mereka bertemu dengan Leo… mereka semua terdiam.
“KALIAN!?” – ucap Leo dan berlari memeluk Fahri dan Ryan.
“Aku senang ketemu kalian!!!” – ucap Leo.
“Kau tidak marah pada ku karena membunuh mu dulu?” – tanya Fahri.
“Tidak, aku tau kau ingin kembali menjadi baik, tapi jika kau kembali jahat akan ku lempar dengan kursi”– ucap Leo, membuat Fahri takut.
“Agh sudah lah aku mau peluk Rena!!” – ucap Leo. Leo memeluk Rena, orang yang ia anggap adiknya sendiri.
“Aku merindukan kalian muehehehehhe” – ucap Leo.
“Aku penasaran apa kakek tua itu juga reinkarnasi” – ucap Ryan, tiba tiba bola terpental kena kepala Ryan.
“Kau masih saja tidak sopan” – ucap kakek yaitu William.
“Kakek!!!” – ucap Rena sambil memeluk William.
Bab 48
“Aku senang kalian mengingat masa lalunya… “ – ucap William sambil mengelus-elus kepala mereka semua secara bergantian. Mereka senang karena kembali menjadi sahabat lagi. Waktu dengan waktu berlalu, mereka menghabiskan waktu bersama. Suka suka mereka hadapi bersama sama, suatu hari Ryan melamar Rena menjadi tunangan nya. Di hari itu terlihat semua orang terkejut tak membayangkan itu. Rena terdiam dan senang karena ia di lamar sang kekasih nya yang dulu juga pernah melamarnya (Kaiden dan Ivy). Mereka menjadi kekasih. William senang cucunya menemukan sang kekasih, sebenarnya William adalah reinkarnasi Ian adik Kaiden atau bisa dibilang… Ryan. Saat William mengungkapkan nya, Ryan memeluk William dengan kesedihan yang mendalam. Ia senang bertemu sang adik, meskipun umur mereka berbeda. Ryan akan tetap menyayangi William dan menemaninya menuju ajalnya. Disini mereka semua adalah reinkarnasi.
Leo reinkarnasi dari raja dunia atas yaitu ayah Ivy.
Rena adalah reinkarnasi dari Ivy.
Ryan reinkarnasi dari Kaiden.
Fahri reinkarnasi dari Dexter.
Masih ingatkah dengan Lala? Ia adalah reinkarnasi dari pelayan yang pernah disuruh Dexter untuk mencelakakan Ivy. Mereka hidup bahagia, Rena dan Ryan akhirnya menjadi pasangan suami istri. William menghembuskan nafas terakhirnya 2 hari setelah pernikahan Rena dan Ryan. Beberapa bulan kemudian…
“Aku mencintaimu Rena” – ucap Ryan.
“Aku juga sama Ryan” – ucap Rena mereka pun berpelukan.
Bab 49
Astra reinkarnasi juga menjadi seorang wanita berkeluarga dan memiliki anak dengan seorang pria. An, Nisa, dan Rion bereinkarnasi menjadi mahasiswa universitas semester 4 yang sibuk dengan dunia perkuliahan mereka, tapi mereka tetap bersama bertiga. Mereka juga masih berhubungan baik dengan Astra dan menganggap Astra sebagai kakak mereka.
Beberapa tahun kemudian Rena dan Ryan dikaruniai anak. Mereka semua senang, Ryan menangis saat ia menggendong bayi nya. Leo tertawa terbahak-bahak dan mengejek Ryan.
Akhirnya kisah ini…
“Akhir yang bahagia ya?” – tanya seorang wanita 1 yang menutup buku miliknya.
“Kau sedang apa sih?” – tanya seorang wanita 2 dan wanita 3 mendekati wanita 1.
“Habis baca buku ini” – ucap wanita 1 sambil menunjukkan sebuah buku yaitu kode Error: Rena, warisan 5000 tahun
“Kalau menurutmu bagus tidak cerita nya?” – tanya wanita 3.
“Adalah pokoknya hehehe” – ucap wanita 1. Wanita 2 memukulnya dengan buku.
“Sakit!!!” – ucap wanita 1.
“Makanya jangan bilang adalah pokoknya terus menerus” – ucap wanita 2.
“Adalah po-” – ucap wanita 3 terhenti karena wanita 2 melempar tasnya.
“Jangan kek gitu lah, kasian anak orang” – ucap wanita 1.
“Biarkan” – ucap wanita 2.
“Eh bukan nya kau yang buat cerita”kode Error: Rena, warisan 5000 tahun”?” – tanya wanita 3 sambil menunjuk wanita 1.
“Ya sayang sekali kisah ku tidak sama seperti mereka” – ucap wanita 1.
“Nasib mu Rayyanza hehehe” – ucap wanita 2 dan wanita 3.
“Apasih!? Kalian juga sama, Luna” – ucap Rayyanza menunjuk ke Wanita 3.
“Halah malu ya? Liat tuh muka nya, lucu kan Kyain” – ucap Luna.
“Sudahlah ayo pulang” – ucap Kyain.
“Kapan cerita mu selesai Kyain?” – tanya Rayyanza dan Luna.
“Entahlah” – ucap Kyain, mereka bertiga berjalan pergi pulang.
Mereka bertiga pergi dengan membawa cerita buatan mereka sendiri dengan bahagia.
– – – – – – – – – – – – ★ – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – ★ – – – – – – – – – – – – –
Tamat
